Pembiayaan Thoharoh Bagi BPSPAMS Tirta Murni Desa Srengseng

Pembiayaan Thoharoh Bagi BPSPAMS Tirta Murni Desa Srengseng

Pembiayaan Thoharoh adalah pembiayaan / pinjaman yang di berikan kepada konsumen untuk meningkatkan akses air minum dan sanitasi, bisa diberikan kepada individu maupun kepada Kelompok Pengelola Air Minum / BPSPAMS. Thoharoh hadir karena masih tingginya kebutuhan pembiayaan air dan sanitasi, dan wujud nyata kepedulian lembaga keuangan mikro dalam mendukung target Universal Akses Air dan Sanitasi di tahun 2019. Salah satu sasaran pembiayaan THOHAROH adalah Desa Srengseng Kecamatan Pagerbarang, yang mendapatkan fasilitas pembiayaan dari BPRS Harta Insan Karimah ( HIK ) Tegal.

Desa Srengseng Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal terdiri atas 2 dusun, 4 RW, 7 RT dan 1339 Kepala Keluarga ( KK ), serta tersedia 3 unit sekolah dasar. Desa Srengseng mendapatkan alokasi  Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi ( PAMSIMAS ) pada tahun 2015. Program PAMSIMAS di Desa Srengseng telah berhasil membangun 1 unit sumur dalam, 1 unit menara air, perpipaan sejumlah 648 meter, 2 unit sarana sanitasi di sekolah dasar, serta 6 unit sarana Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ).

Pengelolaan sarana yang telah terbangun, menjadi tanggung jawab Badan Pengelola Sarana Air Minum dan Sanitasi ( BPSPAMS ) Tirta Murni. BPSPAMS Tirta Murni disahkan melalui SK Kepala Desa Srengseng Nomor : 21 /IV / 2016. BPSPAMS Tirta Murni memiliki tujuh orang pengurus, dengan Ketua BPSPAMS adalah Bapak Nursid. Selama ini pengelolaan sarana air minum di Desa Srengseng sudah berjalan dengan baik, sebagai indikator adalah lancarnya pembayaran tarif air dari masing – masing pelanggan. Saat ini harga air adalah Rp.2.000/m3, biaya beban Rp. 5.000/bulan dan biaya sambung baru SR Rp.500.000.  Kapasitas sistem air minum di Desa Srengseng sebenarnya cukup besar, yaitu mencapai 1,7 liter per detik. Namun,  BPSPAMS Tirta Murni hanya memilki pelanggan sejumlah 60 sambungan rumah ( SR ). Besarnya idle capacity tersebut mendorong BPSPAMS Tirta Murni untuk melakukan perluasan daerah layanan dan penambahan sambungan baru.

Perluasan daerah layanan dan penambahan sambungan baru tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, maka dari itu BPSPAMS Tirta Murni menggunakan fasilitas pembiayaan Thoharoh dari BPRS HIK Tegal. Pada hari Kamis, 3 Mei 2018, bertempat di kantor BPRS HIK Tegal, telah dilaksanakan akad kredit pembiayaan Thoharoh. BPSPAMS Tirta Murni diwakili oleh Bapak Nursid selaku Ketua BPSPAMS, Bapak Maskuri selaku sekretaris, Ibu Sir Sri Rahayu selaku bendahara, dan hadir pula Bapak Akhmad Zaeni selaku Kepala Desa Srengseng. Adapun fasilitas pembiayaan yang diberikan sejumlah Rp.25.000.000 dengan jangka waktu pengembalian selama 12 bulan.

Pembiayaan Thoharoh bagi BPSPAMS Tirta Murni ini diharapkan mampu menambah jumlah SR baru dan memperluas cakupan layanan air bersih. Sehingga akan semakin banyak warga masyarakat yang bisa mengakses air minum yang layak kuantias dan kualitasnya serta terjangkau dan berkelanjutan. Selain hal tersebut, BPSPAMS Tirta Murni diharapkan juga menjadi contoh BPSPAMS lainnya untuk memanfaatkan peluang pembiayaan Thoharoh ini di desa masing masing.

 

( Fajar Aji Nugroho, WASH Expert, HIK Induk )