Bosan Berbuah Kesuksesan


BERITA & KEGIATAN May 29, 2017 bprshik 0

Arif 3

Berawal dari kegemarannya di dunia properti, Arief Darmawan (39 tahun) mulai mencoba peruntungan menjadi pemborong untuk sebuah proyek perumahan. Itu dilakukannya sejak ia menjadi mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI, 1998-2003). Saat itu, Arief menjadi sub-con proyek pembangunan Tanri Abeng University Jakarta dan beberapa proyek lainnya. Setelah lulus dari FT UI 2003, Arief diterima kerja di perbankan syariah tahun 2004. “Selama jadi karyawan bank syariah, bisnis properti saya masih jalan, meski tidak sesering ketika masih jadi mahasiswa”, demikian Arif menjelaskan pada Tim Redaksi HIK.

Kurang lebih 7 (tujuh) tahun, Arief bertahan menjadi karyawan bank syariah. Hingga, akhirnya 2011, ia memutuskan untuk berhenti kerja kantoran dan beralih menjadi pengusaha properti. “Jujur ya, saya keluar dari bank syariah itu karena bosan kerja itu-itu terus dan gajinya gak nambah-nambah”, begitu katanya. “Bismillah, mulai 2012 saya memberanikan diri membuka bisnis properti sampai sekarang”, tambahnya. Bersama seorang teman arsitektur, dan dibantu tambahan investasi kakak (yang bekerja di Oman), Arief mendirikan “PT Cirendeu Primer Properti”. Kantornya berlokasi di Cirendeu Ciputat. “Atas dasar persahabatan kami bentuk kerja sama, atas dasar kerja sama kami bentuk sebuah keluarga”, inilah moto yang menjadi dasar perusahaan properti ini.

Saya jual mobil avanza dan menggadaikan SK istri saya untuk menambah modal awal”, begitu Arief menceritakan. Pertama kali, ia membeli sebidang tanah seluas 3000m2 di Cirendeu untuk 18 unit rumah. Saat ini semuanya sudah terjual. Dari keberhasilan ini, ia mengantongi hasil lebih dari Rp. 25 miliar dengan net margin 20-30 persen. Lalu, ia kembangkan dengan membeli tanah di wilayah Cibinong yang lebih luas. “Setiap mau mulai usaha, saya selalu optimis, kerja keras dan minta doa ibu saya”, begitu ucapnya. “Bagi saya, doa ibulah yang menguatkan dan mengantarkan saya hingga saat ini”, tambahnya.

Untuk mendukung proses konstruksi perumahan di Cirendeu, tahun 2014 kami berkenalan dengan BPRS HIK. “Kami bersyukur, dengan bantuan pembiayaan HIK pada 2014, kami bisa membeli tanah lebih luas lagi dan membuat PT Cirendeu makin maju dan berkembang seperti saat ini”, simpulnya. Ia pun berharap, HIK bisa terus mendukung bisnis propertinya. “Saya merasakan betul, inilah buah dari rasa bosan kerja kantoran dan berani keluar dari zona nyaman”, demikian ia menutup pembicaraan dengan kami.***amb